🔥 HEADLINES
Loading...

Ekonomi

Post Page Advertisement [Top]

TASIKMALAYA, JurnalAktual24 – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kampung Nagrak, Desa Sindangraja, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya. KH. Mushlih Ismail, seorang ulama yang dikenal mengajar dan membimbing masyarakat setempat, meninggal dunia pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 05.30 WIB, dalam usia 90 tahun.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan bagi masyarakat yang selama ini mengenal beliau sebagai sosok yang mengabdikan diri untuk mengajarkan ilmu agama di lingkungan Kampung Nagrak dan sekitarnya.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Restu, almarhum telah mengalami sakit selama bertahun-tahun sebelum akhirnya berpulang pada Selasa pagi.



Dikenal sebagai Ulama di Kampung Nagrak

Semasa hidupnya, KH. Mushlih Ismail mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat di Kampung Nagrak, Desa Sindangraja, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya. Peran beliau sebagai pengajar agama menjadi bagian dari perjalanan kehidupan masyarakat setempat.

Pengabdian seorang ulama dalam membimbing masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penyampaian ilmu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kehidupan keagamaan dan nilai-nilai kebaikan di lingkungan sekitar.

Kepergian KH. Mushlih Ismail pun menjadi momen bagi masyarakat untuk mengenang pengabdian beliau serta mendoakan agar segala amal kebaikannya mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.

IRKAN Sampaikan Belasungkawa

Keluarga besar Ikatan Remaja Kampung Nagrak (IRKAN) turut menyampaikan ungkapan duka cita atas meninggalnya KH. Mushlih Ismail.

Dalam ungkapan belasungkawanya, IRKAN mendoakan agar Allah SWT mengampuni dosa dan kesalahan almarhum, menerima amal ibadahnya, melapangkan serta menerangi alam kuburnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya.

IRKAN juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan tersebut.

Doa untuk Almarhum

Kepergian seseorang yang telah lanjut usia dan mengabdikan hidupnya untuk masyarakat menjadi pengingat akan pentingnya menghargai jasa serta mendoakan mereka yang telah mendahului.

Doa pun dipanjatkan bagi KH. Mushlih Ismail agar mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, berikanlah keselamatan kepadanya, dan maafkanlah dia.”

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala kekhilafannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Selamat berpulang, KH. Mushlih Ismail. Semoga segala ilmu dan kebaikan yang telah diberikan menjadi amal jariyah.

Sumber informasi: Restu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]